Daun pepohonan yang mulai gugur di musim ini selalu mengingatkanku padanya, tentu saja, ini musim favouritenya. Di awal musim seperti ini, aku selalu mengajaknya ke taman setelah dia kembali dari tempat kerjanya, dan bersenang-senang sampai larut malam. Taemin akan selalu menyempatkan pergi ke taman hiburan bersamaku di cuaca seperti ini, suasana hatinya pasti baik. “Akan selalu menyenangkan, menghabiskan waktu bersama adikku di musim gugur seperti ini,” jawabannya akan seperti itu ketika aku bertanya mengapa dia tidak pernah bosan.
Kalau
bukan untuknya, tidak ada lagi arti dari senyum bahagia, karena itu hanya
miliknya.
“Aku
baik-baik saja,” satu omong kosong yang seharusnya tidak pernah
kupercaya.
“Jangan
pergi, ‘kan aku selalu ada disini,” dua omong kosong yang seharusnya ku
abaikan saja.
“Berjanji
padaku, kita akan saling menjaga,” tiga omong kosong yang sudah dia
ingkari.
“Aku
hanya sedikit pusing, kau bersenang-senanglah dengan temanmu,” omong
kosong terakhir yang seharusnya tidak pernah kuabaikan, dan sekarang, aku
menyesal.
- Saturday, November 17, 2012
- 0 Comments
